• May 31, 2022

Simak! Ini Jenis-jenis Kanker dan Cara Mendeteksinya

Simak! Ini Jenis-jenis Kanker dan Cara Mendeteksinya

MEDIA24.ID, JAKARTA – Kanker belakangan menjadi momok penyakit yang ditakuti oleh masyarakat. Selain telah menyebabkan kematian jutaan orang, kanker juga dianggap sebagai penyakit yang tidak bisa disembuhkan dan pengobatannya mahal.

Apakah betul demikian? Meskipun termasuk penyakit mematikan, kanker bukan termasuk penyakit yang tidak bisa diobati.

Jika diketahui sejak dini, maka kanker bisa diobat dengan sukses dengan biaya yang lebih murah dari metode pengobatan agresif.

Baca jugaAsam Jawa Baik untuk Penderita Diabetes, Ini Kata Praktisi Kesehatan

Dokter Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara, dr Tegar Jati Kusuma menjelaskan, salah satu cara untuk mendeteksi kanker sejak dini adalah memilih tes skrining rutin.

Sebagian besar bentuk skrining dapat menemukan kanker bahkan sebelum pasien menyadari gejalanya.

“Melakukan tes skrining secara teratur dapat membantu mendeteksi kanker payudara, usus besar, serviks, dan paru-paru. Orang yang berusia di atas 20 tahun harus melakukan pemeriksaan kesehatan berkala untuk kanker rongga mulut, kulit, tiroid, ovarium, dan kelenjar getah bening,” katanya dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (31/5/2022).

BERITA LAINNYA  Chord Gitar Menepi Versi Ngatmombilung, Buat Kamu yang Lagi Galau

Menurut Dokter Tegar, ada bermacam-macam penyakit kanker. Berikut ini jenis kanker dan cara mendeteksi sejak dini:

Baca jugaSurat Yasin dan Tahlil Lengkap dengan Doa Arwah

1. Kanker Payudara
Biasanya menghadirkan gejala seperti benjolan di payudara, perubahan bentuk payudara, lesung pipit pada kulit, atau pembengkakan kelenjar getah bening.

Mammogram dapat mendeteksi benjolan payudara bahkan sebelum dirasakan. Selain itu, mammogram juga dapat melihat karsinoma duktal in situ (DCIS), yang dapat menjadi kanker invasif pada beberapa wanita.

Wanita di atas usia 40 tahun dianjurkan untuk melakukan mammogram setiap 1 atau 2 tahun. Bagi wanita di bawah usia 40 tahun yang memiliki faktor risiko kanker payudara sebaiknya berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan secara berkala.

2. Kanker Serviks
Kanker ini terjadi ketika ada pertumbuhan sel yang tidak normal di leher rahim. Penyebab paling umum dari kanker serviks adalah karena adanya virus HPV.

BERITA LAINNYA  Mengenal Cacar Monyet, Gejala dan Pencegahannya

Melakukan tes HPV dapat mendeteksi virus HPV sejak dini. Biasanya direkomendasikan untuk anak perempuan dan perempuan berusia 11-26 untuk divaksinasi untuk HPV.

Selain tes HPV, tes PVP juga dapat menemukan sel abnormal yang dapat berubah menjadi kanker. Profesional perawatan kesehatan biasanya merekomendasikan wanita di atas usia 30 untuk menjalani tes HPV dan PVP setiap 3 tahun.

Baca juga: Cara Mengetahui Password WiFi dari Laptop

3. Kanker Kolorektal
Biasanya berkembang dari polip prakanker (pertumbuhan abnormal) di usus besar atau rektum. Polip prakanker dapat dideteksi dengan tes skrining.

Jika polip tersebut ditemukan, maka dapat diangkat melalui pembedahan sebelum berubah menjadi kanker. Dokter sering menyarankan untuk memulai skrining setelah seseorang berusia 50 tahun.

BERITA LAINNYA  Covid-19 Naik Lagi, Belum Bisa Jadi Endemi, Ingat Kembali Gejalanya 

Selain itu, tes FOBT, tes DNA tinja, sigmoidoskopi, kolonoskopi virtual, dan kolonoskopi standar adalah tes skrining lain yang diterima untuk kanker kolorektal.

4. Kanker Paru-paru
Orang yang merokok memiliki risiko terbesar terkena kanker paru-paru, meskipun bisa juga terjadi pada orang yang tidak pernah merokok.

Orang yang memiliki riwayat perokok berat (1 bungkus per hari), atau merokok sekarang, atau telah berhenti dalam 15 tahun terakhir memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker paru-paru.

“Saat ini, computed tomography (LDCT) dosis rendah adalah satu-satunya tes skrining yang direkomendasikan untuk kanker paru-paru. Dokter merekomendasikan orang-orang yang berisiko lebih tinggi terkena kanker paru-paru dan berusia antara 55-80 tahun untuk melakukan skrining tahunan untuk kanker paru-paru,” kata Tegar.

Demikian informasi tentang kanker dan deteksinya. Mari sayangi tubuh dan melakukan deteksi dini agar senantiasa sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.