• July 24, 2022

Tambrauw, Surga Kecil Tersembunyi di Papua Barat

Tambrauw, Surga Kecil Tersembunyi di Papua Barat

MEDIA24.ID, JAKARTA- Keindahan yang ditawarkan objek-objek wisata di Tambrauw, sebuah kabupaten di Papua Barat, pastilah bukan seperti yang ditawarkan objek wisata di Bali, atau Labuan bajo, atau di Danau Toba dan lain-lain.

Namun bila melihat potensi alamnya, baik laut – pantainya yang eksotik – maupun hutan dengan segala kekayaannya, termasuk jenis-jenis burung yang unik, Tambrauw benar-benar adalah “surga kecil” yang tersembunyi di Papua Barat.

Baca juga: Bea Cukai Segel 1 Kontainer Senjata, TNI Beri Penjelasan

Baca juga: Incar Masuk Sekolah Kedinasan STAN? Ini Kisi-kisi Materi Tes Wawancara

Apalagi Tambrauw kini sudah menjadi daerah konservasi alam yang dilindungi oleh dunia. Beberapa spesies endemik burung ada di daerah ini. Seperti salah satu spesies burung Cenderawasih yang disebut juga burung “surga” karena keindahan bulunya.

Selain itu ada burung Mambruk, burung Kakatua, burung Nuri dengan berbagai jenis. Selain burung terdapat juga kanguru yang spesiesnya lebih kecil  dibanding Australia.

Tambrauw memang menjadi “rumah besar” bagi 716 jenis burung khas Papua. Karena kaya akan aneka satwa yang dilindungi ini, seluruh kawasan Kabupaten Tambrauw ditetapkan menjadi kawasan konservasi. Inilah kekayaan sekaligus menjadi kekuatan pariwisata Tambrauw.

Sejak 2019 Pemerintah Kabupaten Tambrauw bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mulai mengoptimalkan potensi destinasi wisata di Kabupaten Tambrauw.

Kedua instansi ini  membangun titik-titik untuk birdwatching sebagai sarana kelengkapan bagi wisatawan untuk menjelajahi hutan melihat burung-burung Cenderawasih di pedalaman dan lain-lain di Kabupaten Tambrauw.

BERITA LAINNYA  Masalah Industri Sawit dan Tawaran Solusi Koperasi

Selain itu kawasan Tambrauw juga dikenal di kalangan internasional sebagai kawasan penyanggah oksigen dunia. Luar biasa bukan Tambrauw!!!

Pantai Jeen Womom

Tidak hanya burung Cenderawasih yang menjadi objek wisata utamanya. Tambrauw juga menyajikan berbagai objek wisata alam pegunungan di pedalaman, wisata pantai, hingga perkampungan adat. Untuk objek wisata laut, ada sekitar enam objek wisata pantai yang menjanjikan tingkat eksotik yang luar biasa.

Keenam pantai eksotik itu adalah pantai Werur, pantai Sausapor, pantai Jeen Womom, pantai Warmandi, pantai Jamursba Medi, dan pantai Dua. Keindahan objek wisata laut ini pastinya tidak kalah dengan objek wisata Raja Ampat. Ribuan jenis biota laut ada di enam pantai di Tambrauw ini. Luar biasa bukan!

Ada pantai Jeen Womom . Di pantai ini, selain menyimpan keindahan lautnya, juga menyimpan hewan langka di dunia. Spesies hewan tersebut adalah penyu belimbing (Dermochelys coriacea). Tentu saja hewan langka ini menjadi ikon Kabupaten Tambrauw, Papua Barat.

Untuk bisa melihat langsung penyu belimbing di habitatnya, para wisatawan perlu mengunjungi pesisir pantai Jeen Womom. Pantai ini termasuk ke dalam dua wilayah pantai yang indah lainnya yakni wilayah pantai Jamursba Medi (Jeen Yessa) dan pantai Warmon (Jeen Syuab). Di pantai inilah menjadi satu-satunya tempat bertelur rutin penyu belimbing.

BERITA LAINNYA  Kemenangan Gustavo Petro di Kolombia, Presiden Kiri di Amerika Latin Bisakah Mengimbangi Amerika?

Berdasarkan hasil penelitian, pantai Jeen Womom dipilih oleh penyu belimbing ini karena memiliki kualitas pasir yang lembut dan cocok untuk penetasan penyu belimbing. Dalam proses bertelur, penyu akan menggali lubang sedalam 1 meter. Sekali bertelur bisa mencapai 80 butir. Penyu belimping ini akan menetas setelah 60 hari.

Keunikan-keunikan inilah membuat Kementerian Pariwisata perlu mengulurkan tangan untuk membantu pemerintahan kabupaten Tambrauw dalam rangka memelihara kelangsungan hidup satwa-satwa yang diilindungi oleh dunia ini.

Pantai Werur

Lain pantai Jeen Womom, lain di pantai Werur. Pantai Werur terkenal dengan pantainya yang indah dengan pasir putihnya yang halus. Kekuatan utama pantai ini adalah lokasinya yang strategis untuk menikmati indahnya objek sunrise dan sunset.

Pantai yang terletak di Kampung Werur, Distrik Sausapor  ini menjadi lokasi terbaik untuk sunrise dan sunset . Mungkin terbaik di dunia karena jarak pandang yang begitu dekat dengan cahaya pantulan sinar mentari dari balik gunung.

Di distrik ini ada juga pantai Sausapor. Pantai ini tidak ubahnya dengan pantai Werur. Objek utamanya adalah sunrise, dan sunset. Wisatawan bisa leluasa bercengkerama dengan penduduk sekitar yang sangat bersahaja.

Mereka mau melayani wisatawan dengan minum air kelapa muda dan sebagainya. Di samping itu, di pantai Sausapur sudah ada fasilitas penginapan yang bervariasi dengan harga terjangkau. Sejumlah losmen di sana dilabel dengan harga murah Rp 100 ribu saja.

BERITA LAINNYA  Kencangkan Sabuk, Hari Ini Penentuan

Hasil yang dicapai oleh Pemerintahan Kabupaten Tambrauw, seperti upaya membangun dunia pariwisata, tentu tidak terlepas dari keuletan bekerja serta semboyan yang dianut oleh mantan Bupati Tambrauw, Gabriel Asem.
Waktu terpilih menjadi bupati sepuluh tahun lalu (2011-2017,  2017-2022) ia membangun Tamrauw dari nol.

Tambrauw masih berupa hutan perawan. Belum ada ibu kota, belum ada kantor pemerintah. Semboyannya tetap menjadikan hutan sebagai “ibu” dari kehidupan manusia. Dengan semboyan itulah ia mulai membangun Tambrauw dan menolak semua jenis eksploistasi hutan dengan proyek kelapa sawit. Ia hanya mau akrab dengan investor yang menghijaukan Tambrauw.

Dan inilah hasil kerjanya, Tambrauw jadi wilayah konservasi yang dilindungi oleh dunia karena di dalamnya terdapat ratusan jenis burung, puluhan satwa langka yang harus dilindungi. Semuanya itu harus bisa menjadi objek wisata yang mengundang decak kagum dunia. Itulah prinsip dari Gabriel Asem, salah satu tokoh konservasi di Papua yang dijulukii “Penjaga Hutan Adat”.

“Bagi orang Papua, khususnya Tambrauw, alam itu adalah ibu yang harus dipelihara dan dijaga. Ke depannya, kita harus yakin bahwa setlah kita jaga, alam harus dapat memberikan hasilnya bagi manusia. Seperti dunia pariwisata ini, pasti memberikan hasil baik kepada masyarakat Tambrauw,” tuturnya.

Berkat sejumlah pembangunan, Tambrauw kini sudah mulai dinikmati oleh masyarakat sebagai surga kecil di ujung timur zamrud khatulistiwa ini. Luar biasa bukan..

(Tarsisius)

Leave a Reply

Your email address will not be published.