• August 10, 2022

Sosok AKP Rita Yuliana, Polwan Cantik yang Dikaitkan Kasus Irjen Sambo

Sosok AKP Rita Yuliana, Polwan Cantik yang Dikaitkan Kasus Irjen Sambo

MEDIA24.ID, Jakarta– Nama AKP Rita Yuliana turut terseret dalam kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J pada 8 Juli 2022 di kediaman eks Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Irjen Ferdy Sambo.

Sosok polisi wanita berusia 30 tahun itu pernah menjadi perbincangan karena prestasi dan pesona kecantikannya. Ia diketahui mendapatkan beasiswapendidikan bahasa Mandarin di Beijing Foreign Studies University selama delapan bulan dan berhasil lulus dengan sangat memuaskan.

Baca juga: Irjen Ferdy Sambo Tersangka! Ini Kronologi Kasus dan Profilnya

Baca juga: Permudah WNI/ PMI Urus Paspor, KDEI Taipei Buka Layanan Keliling

Polwan bernama lengkap Rita Sorcha Yuliana asal Lombok, Nusa Tenggara Barat itu sempat viral karena memberikan ucapan Selamat Imlek berbahasa Mandarin.

BERITA LAINNYA  Indonesia Siapkan Peta Jalan Industri Tembakau 

Kepada sebuah media lokal di NTB, AKP Rita Yuliana menceritakan perjalanan hidupnya menjadi seorang abdi negara. Awalnya cita-citanya menjadi seorang dokter.

Namun kemudian, cita-cita itu berubah setelah pihak keluarga memintanya mendaftar ke sekolah kedinasan. Alasannya sederhana, orang tua yang sudah hampir memasuki masa pensiun.

“Timbul cita-cita jadi polwan ketika dulu saya SMA kelas 2 di Lombok Timur ikut Paskib kabupaten. Saat itu pelatihnya ada polisi, ada senior yang polwan, kayaknya keren,” ujarnya di YouTube TV9 Lombok News, yang dikutip Media24.id, Rabu, 10 Agustus 2022.

AKP Rita melanjutkan,”Sempat diskusi dengan orang tua, mereka tahu cita-cita saya jadi dokter tapi orang tua sudah hampir pensiun jadi mereka merekomendasi lebih amannya masuk ikatan dinas.”

BERITA LAINNYA  AS Roma Resmi Tawar Dybala, Iming-imingi Gaji Rp90 Miliar per Tahun

Ia sebenarnya diarahkan masuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Bahkan sempat ikut seleksi yang hampir bersamaan dengan seleksi di Akpol. Namun akhirnya, ia lebih memilih masuk Akpol untuk menjadi seorang polisi.

Setelah lulus, ia pertama kali ditugaskan di Bagian Sentra Pelayanan Kepolisian di Polres Gunungkidul, Yogyakarta. Rita punya pengalaman tak terlupakan di wilayah itu. Pasalnya, ia sering menemukan kasus gantung diri.

“Pengalaman tak terlupakan di Gunungkidul itu, melihat mayat, di Akpol pernah lihat 2-3 kali tapi melihat secara langsung di TKP itu ketika menemukan kasus pulung gantung dengan posisi seperti itu. Jadi nggak bisa saya lupa karena itu pertama kalinya saya berdinas,” ujar AKP Rita Yuliana.

Ia juga pernah bertugas di Polda NTB sebagai Kasat Lantas Polres Lombok Timur. Kini AKP Rita menjabat Panit 1 Subdit Indag Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya

BERITA LAINNYA  Seputar G30S PKI, Bintang Sakti Tak Mampu Selamatkan Letkol Untung

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.