• June 12, 2022

PPPK Guru 2022, Ini Daftar Pelamar Prioritas yang akan Diterima

PPPK Guru 2022, Ini Daftar Pelamar Prioritas yang akan Diterima

TENTANGKITA.CO, JAKARTA – PPPK Guru 2022 akan memberikan prioritas para pelamar dengan kriteria-kriteria sebagai berikut, simak di artikel ini ya.

Pemerintah kembali membuka pengadaan PPPK atau atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja guru pada 2022.

Baca juga: 3 Sekolah Kedinasan Buat Anak IPS, Kuliah Gratis dan Jaminan PNS

Dalam situs Sekretariat Presiden disebutkan tiga kategori prioritas yang akan diterima PPPK Guru 2022, sebagai berikut:

  • Pelamar prioritas I yaitu tenaga konorer eks Kategori II (THK-II), guru non-Aparatur Sipil Negara (ASN), lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), dan guru swasta, yang memenuhi nilai ambang batas pada seleksi PPPK Jabatan Fungsional Guru Tahun 2021, tetapi belum mendapat formasi.
  • Prioritas II yaitu THK-II, kriteria ini adalah guru eks tenaga honorer yang terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN). Mereka adalah tenaga pengajar honorer yang telah aktif mengajar sebelum dan sampai tahun 2005.
  • Pelamar Prioritas III adalah guru non-ASN di sekolah negeri yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan masa kerja minimal tiga tahun.

Sementara lulusan PPG yang terdaftar di database kelulusan PPG Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) serta pelamar yang terdaftar di Dapodik bisa melamar melalui kategori Pelamar Umum.

BERITA LAINNYA  13 PTN Terbaik Indonesia Versi QS WUR 2023

Menurut Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PANRB Alex Denni aturan penerimaan PPPK Guru 2022 bertujuan bisa menerima guru dengan jumlah yang cukup dengan kualitas dan sebaran yang baik.

Baca juga: 5 IAIN akan Berubah jadi UIN, Mana Saja Nih? 

Aturan penerimaan PPPK guru 2022 ini adalah Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2022 tentang Pengadaan PPPK untuk Jabatan Fungsional Guru pada Instansi Daerah Tahun 2022.

Pengadaan PPPK Guru tahun 2022 dapat diikuti oleh dua kategori pelamar, yaitu Pelamar Prioritas dan Pelamar Umum.

Pada pengadaan PPPK Guru 2022 terdapat seleksi prioritas yang merupakan aturan baru terkait seleksi kompetensi.

Seleksi kompetensi bagi pelamar prioritas I menggunakan hasil Seleksi Tahun 2021.

Sementara Pelamar Prioritas II dan Prioritas III dilakukan dengan menilai kesesuaian kualifikasi akademik, kompetensi, kinerja, dan pemeriksaan latar belakang (background check).

“Arahnya kita tidak hanya ingin memenuhi kuantitas yang memang shortage (kekurangan) saat ini. Tetapi yang memenuhi nilai ambang batas di tahun 2021 kita berikan prioritas,” kata Alex.

Seleksi Kompetensi bagi pelamar umum masih sama dengan seleksi tahun 2021.

Baca juga: 6 Manfaat Pijat Shiatsu untuk Kesehatan Kamu

BERITA LAINNYA  Surya Paloh: Kalau Ada Reshuffle Lagi, Sudah Rusak Semuanya

Seleksi dilakukan dengan berbasis komputer atau CAT-UNBK untuk menilai kesesuaian Kompetensi Manajerial, Kompetensi Teknis, dan Kompetensi Sosial Kultural yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi jabatan.

Peraturan Menteri PANRB No. 20/2022 diharapkan dapat menjadi jalan keluar untuk pemenuhan kebutuhan guru, khususnya guru di daerah dan 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal).

“Kita ingin pemda (pemerintah daerah) berani untuk mengusulkan formasi guru. Kita akan perjuangkan karena guru adalah pelayanan dasar untuk meningkatkan SDM kita menuju Indonesia Maju seperti yang dicita-citakan,” ujarnya.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek Iwan Syahril mengatakan pemenuhan kebutuhan guru diutamakan pada pelamar prioritas I.

Sejauh ini sudah ada sebanyak 193.954 guru yang memenuhi nilai ambang batas pada seleksi PPPK Guru tahun 2021.

Mereka ditempatkan di satuan pendidikan berdasarkan kebutuhan dan kuota yang tersedia di daerah, tanpa mengikuti ujian kembali.

Baca juga: Pemerintah Percepat Program Pertukaran Profesional Muda dengan Swiss

Berikut mekanisme penerimaan PPK Guru 2022:

  • prioritas penempatan bagi yang sudah lulus Nilai Ambang Batas pada seleksi PPPK Guru tahun 2021 dilakukan berdasarkan urutan kategori pelamar secara berurutan yaitu THK-II, Guru non-ASN di sekolah negeri, Lulusan PPG, dan Guru Swasta
  • Jika formasi belum terpenuhi, maka akan diisi oleh Pelamar Prioritas II (THK-II) dan Prioritas III (Guru non-ASN di sekolah negeri terdaftar di Dapodik dan masa kerja minimal tiga tahun).
  • Jika pada seleksi tersebut formasi masih tersedia, maka akan dibuka untuk seleksi selanjutnya bagi pelamar umum.
BERITA LAINNYA  Marshanda Hilang di Amerika, Sahabat Singgung soal Manic Episode

Jumlah formasi PPPK Guru 2022 adalah penjumlahan dari sisa formasi 2021 dan formasi yang diusulkan pemda untuk tahun 2022.

“Artinya formasi Guru ASN-PPPK tahun 2021 yang masih tersisa sebanyak 212.392 tetap akan menjadi formasi yang diperebutkan di tahun 2022,” tegas Iwan.

Baca juga: Manfaat Kapulaga, Obati Gangguan Pencernaan hingga Cegah Bau Mulut

Saat ini total formasi yang sudah diajukan pemda (termasuk guru agama) untuk tahun 2022 ada sebanyak 343.631.

Artinya, jumlah ini baru sekitar 35 persen dari total kebutuhan formasi yang ada.

Iwan menuturkan, kunci keberhasilan pengadaan PPPK Guru adalah adalah adanya formasi yang diajukan oleh pemda.

“Jadi ini bukan hanya pemenuhan secara kepegawaian, tetapi juga layanan yang diberikan atas pendidikan yang bisa dijangkau seluruh masyarakat sehingga SDM kita bisa berkembang dengan lebih baik,” ujar Iwan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.