HEADLINEKesehatan

Pernah Tersentak Kaget Saat Tidur? Ini Penyebabnya…

166
×

Pernah Tersentak Kaget Saat Tidur? Ini Penyebabnya…

Share this article
Ilustrasi tidur
Ilustrasi tidur (Pexel)

MEDIA24.ID, Jakarta- Apakah kamu pernah mengalami sensasi tersentak kaget saat tertidur dan tiba-tiba terbangun? Studi menunjukkan bahwa kondisi ini sebenarnya cukup normal. Namun, apa sebenarnya penyebabnya?

Tersentak kaget saat tidur sering disebut sebagai “hypnic jerks”. Ini adalah kejadian normal yang dapat terjadi pada pria dan wanita dari segala usia. Menurut Dr. Raj Dasgupta, seorang profesor kedokteran klinis di Fakultas Kedokteran Keck Universitas Southern California, hampir 70% populasi pernah mengalami hypnic jerks.

Hypnic jerk secara medis termasuk dalam jenis mioklonus, yaitu gerakan otot yang cepat dan tidak disengaja. Contoh klasik mioklonus adalah cegukan,” ungkap Dasgupta dalam wawancara dengan CNN.

Apa itu Hypnic Jerks?

Hypnic jerks, atau yang juga dikenal sebagai permulaan tidur, adalah kontraksi otot yang tiba-tiba dan tidak disengaja yang mungkin terjadi saat kita tertidur.

BERITA LAINNYA  Ini Daftar Sekolah Kedinasan yang Bisa Jadi Pilihan, Otomatis PNS

Istilah “hypnic” berasal dari “hypnagogic,” yang menggambarkan transisi dari terjaga ke tidur saat sentakan tersebut terjadi. Hypnic jerk terjadi secara acak saat tidur dan biasanya hanya memengaruhi satu sisi tubuh, seperti lengan atau kaki kiri.

Meskipun belum ada penjelasan pasti tentang penyebab hypnic jerk, para peneliti mengusulkan beberapa teori. Hypnic jerk dan jenis mioklonus lainnya dimulai di bagian yang sama di otak yang mengontrol respons terkejut.

Saat tidur, terkadang terjadi ‘misfire’ atau gangguan saraf di batang otak retikuler, menyebabkan reaksi yang berujung pada hypnic jerk.

BERITA LAINNYA  MPASI Tepat Hindarkan Anak Terkena Stunting

Misalnya, ketika otot benar-benar rileks, meskipun itu normal saat tidur, otak dapat keliru menganggap kita sudah tertidur dan merespons dengan menggerakkan otot-otot. Selain itu, hypnic jerk juga dapat menjadi reaksi fisik terhadap gambaran mimpi.

Meski tidak diketahui secara pasti mengapa tubuh mengalami tersentak kaget saat tidur, para ahli percaya bahwa asupan kafein berlebihan dan stres fisik atau emosional dapat meningkatkan frekuensinya.

Kelelahan atau kurang tidur juga dapat menjadi pemicu, walaupun sebagian besar hypnic jerk terjadi secara acak pada orang yang sehat, tambah Dasgupta.

BERITA LAINNYA  PSM Makassar Bawa 22 Pemain Hadapi Laga Uji Coba di Pulau Jawa

Untuk mengurangi kondisi tersentak saat tidur, ahli menyarankan untuk mengurangi konsumsi kafein dan mengelola stres dengan baik.

Teknik meditasi dan fokus sebelum tidur juga dapat membantu. Selain itu, mempertahankan rutinitas tidur yang konsisten, termasuk menghindari paparan layar gadget atau cahaya, dapat mendukung kualitas tidur yang lebih baik.