• October 5, 2022

PermataBank Masuk ke Bisnis Internet, Berikan Pembiayaan Syariah Rp1,5 Triliun

PermataBank Masuk ke Bisnis Internet, Berikan Pembiayaan Syariah Rp1,5 Triliun

MEDIA24.ID, JAKARTA – Permata Bank merambah industri telekomunikasi khususnya high speed broadband internet services dengan menandatangani perjanjian pembiayaan Syariah dengan PT Link Net sebesar Rp1,5 triliun.

Direktur Unit Usaha Syariah Permata Ban=k Herwin Bustaman mengatakan nilai pembiyaan syariat pada Link merupakan fasilitas pembiayaan syariah secara bilateral kepada perusahaan swasta terbesar yang pernah diberikan oleh unit usaha syariah PermataBank di Indonesia.

“Hal ini merupakan bentuk upaya PermataBank Syariah untuk menjadi terdepan pada segmen pembiayaan korporasi di Indonesia. Melalui kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan nasabah dan menjadikan PermataBank sebagai ecosystem partner pilihan bagi para nasabah kami,” ujar Herwin.

Perjanjian kerja sama dilaksanakan pada 23 September 2022, pembiayaan investasi kepada LINK menggunakan menggunakan produk pembiayaan syariah dengan akad Musyarakah Mutanaqisoh (MMQ) dengan jangka waktu pembiayaan mencapai maksimal 5 tahun.

Adapun total limit pembiayaan investasi syariah kepada LINK yaitu Rp1,5 triliun.

BERITA LAINNYA  Mau Liburan Keliling Eropa, Biayanya Cuma Rp16 jutaan Lho

Darwin Wibowo, Direktur Wholesale Banking PermataBank menyampaikan “Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan LINK sebagai salah satu perusahaan fixed broadband terbesar di Indonesia. Perjanjian pembiayaan ini merupakan wujud komitmen PermataBank sebagai universal bank untuk terus berinovasi dalam menawarkan produk dan layanan perbankan yang simple, fast & reliable dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan nasabah yang terus berkembang.

Kami harap melalui kemitraan strategis yang terjalin juga dapat berkontribusi terhadap kemajuan industri telekomunikasi di Indonesia.”

“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan PermataBank melalui fasilitas pinjaman yang akan kami gunakan untuk memenuhi kebutuhan umum LINK. Kami berharap kerja sama yang telah terjalin baik selama ini akan terus berkembang ke depannya dengan produk dan layanan PermataBank lainnya,” ujar Marlo Budiman, Direktur Utama LINK.

PT Link Net Tbk. (LINK) merupakan anak usaha Axiata Group Berhad yang didirikan pada tahun 1996 dan saat ini bergerak di layanan jasa telekomunikasi cable-based fixed networkmultimedia services, internet, dan business management consulting services. LINK memiliki kapitalisasi pasar (Market Capitalization) sebesar Rp13,60 triliun  (per 16 September 2022) dan 3 (tiga) anak usaha yaitu PT First Media Television (FMTV), PT Infra Solusi Indonesia (I-Solution), dan Link Net Global Solution (LNGS).

BERITA LAINNYA  Mengenal Cacar Monyet, Gejala dan Pencegahannya

Pada Semester I tahun 2022, PermataBank mencetak pencapaian kinerja yang solid dengan berhasil mencatatkan Laba Bersih setelah pajak sebesar Rp1,4 triliun atau tumbuh 123,7% year-on-year (yoy).

Pertumbuhan Laba Bersih ini dikontribusi dari Pendapatan Operasional sebesar Rp5,6 triliun atau tumbuh sebesar 13,6% yoy didukung pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih sebesar 6,7% yoy.

Sementara itu hingga semester I 2022, pembiayaan PermataBank Syariah meningkat 12,5% yoy menjadi Rp29,83 triliun, dengan non performing financing (NPF) terjaga di level 1,48%.

Sedangkan, dana pihak ketiga (DPK) naik 10,3%,  atau  menjadi  Rp23,69 triliun. Lebih lanjut Pendapatan Operasional juga tumbuh sebesar 4,78% yoy menjadi sebesar Rp733 miliar.

BERITA LAINNYA  6 Peluang Bisnis Sampingan yang Menguntungkan Bagi Milenial

Per Juni 2022, PermataBank Syariah mencatat kenaikan aset menjadi Rp29,83 triliun, naik sebesar 5,19% yoy.

Pembiayaan pun tumbuh menjadi Rp 17,45 triliun, naik sebesar 12,5% yoy.

DPK pun naik sebesar 10,3% yoy menjadi Rp23,69 triliun. NPF Gross pun terus membaik dari 1,95% di bulan Juni 2021 menjadi di level 1.48% di bulan Juni 2022.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.