• June 16, 2022

Penularan Covid-19 Naik lagi, Wajib Pakai Masker dalam Ruangan 

Penularan Covid-19 Naik lagi, Wajib Pakai Masker dalam Ruangan 

MEDIA24.ID, JAKARTA – Kasus Covid-19 di Indonesia mengalami peningkatan dipicu Omicron varian BA.4 dan BA.5, pemerintah meminta masyarakat disiplin mematuhi protokol kesehatan terutama menggunakan masker.

Pada Rabu 15 Juni 2022 terdata 1.242 kasus baru membuat total kasus sejauh ini sebanyak 6.063.251.

Baca juga:Covid-19 Naik Lagi, Belum Bisa Jadi Endemi, Ingat Kembali Gejalanya 

Baca juga : Hari Raya Iduladha 1443 H Bisa Beda, Simak Penjelasannya

Sedangkan kematian akibat Covid-19 bertambah 8 orang membuat total menjadi 156.670 kasus.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan peningkatan kasus Covid-19 harus diikuti dengan menggunakan masker di dalam ruangan dan di luar ruangan jika berada pada kerumunan.

BERITA LAINNYA  Jangan Sepelekan Kurang Tidur, Ini Efek yang Bisa Ditimbulkan

“Saat badan kita tidak sehat atau ada yang kita lihat duduk/berdiri di sebelah kita, walaupun di luar, batuk-batuk, kita tetap pakai masker,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Kamis 16 Juni 2022.

Puncak kasus varian BA.4 dan BA.5 diperkirakan akan mencapai sepertiga dari puncak kasus varian Delta dan Omicron, seperti yang terjadi di Afrika Selatan, negara yang mengidentifikasi kasus varian tersebut pertama kali.

Dengan demikian, jika di Indonesia puncak kasus Omicron dan Delta sekitar 60.000 kasus sehari maka puncak kasus BA.4 dan BA.5 bisa mencapai 20.000 per hari.,

BERITA LAINNYA  Manfaat Kapulaga, Obati Gangguan Pencernaan hingga Cegah Bau Mulut

Dengan kasus konfirmasi harian sekitar seribu kasus per hari, Menkes menyampaikan bahwa Indonesia saat ini masih berada pada level 1.

Standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk kasus konfirmasi level 1 adalah maksimal 20 kasus per minggu per 100 ribu penduduk.

“Kalau di-translate untuk penduduk Indonesia sekitar 7.700 per hari. Jadi itu adalah level threshold pertama di mana level transmisi berdasarkan WHO Indonesia akan naik ke level 2,” ujarnya.

Menkes menambahkan, puncak kasus varian BA.4 dan BA.5 diprediksi terjadi pada Juli mendatang.

BERITA LAINNYA  Manfaat Lidah Buaya, Salah Satunya Turunkan Hipertensi

“(Puncaknya) satu bulan sesudah diidentifikasi, jadi sekitar minggu ke-3-minggu 4 Juli, dan kemudian nanti akan turun kembali.

Menkes menegaskan, pemerintah akan terus memonitor ketat gelombang varian BA.4 dan BA.5 tersebut.

“Tetapi yang kita perlu lihat adalah bahwa fatality rate-nya atau kematiannya itu jauh lebih rendah, mungkin seperduabelas atau sepersepuluh dari Delta dan Omicron,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.