• August 20, 2022

Pendaftaran Uji Kompetensi Beasiswa Al Azhar Dibuka, Cek Syaratnya

Pendaftaran Uji Kompetensi Beasiswa Al Azhar Dibuka, Cek Syaratnya

MEDIA24.ID, JAKARTA- Pendaftaran uji kompetensi bagi calon mahasiwa baru Universitas Al-Azhar, Mesir telah dibuka. Terdapat dua jalur pendaftaran, beasiswa dan non beasiswa.

Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani menyatakan Universitas Al-Azhar lewat Kedutaan Besar Mesir di Jakarta memberikan kuota beasiswa melalui Kementerian Agama sebanyak 20 orang.

Baca juga: Jadi Pelatih Persib, Luis Milla: See You Soon Bobotoh!

Baca juga: Kisah Perjuangan Mahasiswa Papua Barat Tembus UI Jalur SNMPTN

Dengan pertimbangan terbatasnya kuota beasiswa tersebut, Kemenag memberikan kesempatan kepada lulusan Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren untuk melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar melalui jalur non beasiswa.

“Terkait ini, ada sejumlah ketentuan yang harus diperhatikan. Pertama, calon mahasiswa yang akan melanjutkan ke Universitas Al-Azhar adalah lulusan Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku di Universitas Al-Azhar,” ujar Kang Dhani seperti yang dikutip Media24.ID, Sabtu, 20 Agustus 2022.

BERITA LAINNYA  3 PTS Terbaik Indonesia Versi QS WUR 2023, Ada yang di Solo

Persyaratan tersebut di antaranya memenuhi syarat kompetensi bahasa dari lembaga yang diakui Universitas Al-Azhar. Kedua, sebagai dasar pemberian rekomendasi beasiswa dan non beasiswa, Kementerian Agama akan bekerja sama dengan Pusat Bahasa Al-Azhar Markaz Syekh Zayd (MSZ), dalam menyelenggarakan uji kompetensi.

Uji kompetensi itu meliputi: Ikhtibâr Tashfiyah, Tes Wawasan Kebangsaan, dan Tahdîd Mustawâ. “Ketentuan teknis akan diumumkan terpisah oleh Markaz Syekh Zayed melalui cabangnya di Indonesia,” ujar Kang Dhani.

Ketiga, dua puluh orang terbaik berdasarkan hasil uji kompetensi tersebut akan diajukan sebagai calon penerima beasiswa penuh Al-Azhar tahun 2022-2023.

BERITA LAINNYA  Kemenag Rilis WA Center Haji, Catat Nomor Teleponnya

Sedangkan calon mahasiswa yang dinyatakan mencapai nilai lulus (passing grade) yang telah ditetapkan dalam ujian dimaksud, berhak mendapatkan rekomendasi Kementerian Agama melalui jalur non beasiswa dan dapat melanjutkan ke tahapan matrikulasi bahasa, pemberkasan, dan pendaftaran.

Keempat, calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dapat mengikuti matrikulasi bahasa di lembaga-lembaga yang telah diakui Universitas Al-Azhar dan dapat melakukan tahapan pemberkasan dan pendaftaran di Universitas Al-Azhar, baik secara perorangan maupun kolektif melalui lembaga-lembaga yang dipercaya dapat membantu tahapan tersebut.

Kelima, bagi calon mahasiswa lulusan Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren yang telah mendapatkan muadalah dari Al-Azhar dapat memproses pendaftaran secara langsung dan mengikuti persiapan bahasa pada lembaga bahasa mana pun yang diakui oleh Al-Azhar.

“Merujuk surat Kepala Biro Kantor Deputi Grand Syeikh Al-Azhar tanggal 14 Agustus 2022 kepada Direktur KSKK Madrasah, Deputi Grand Syeikh Al-Azhar telah menyetujui untuk menerima calon mahasiswa pemegang ijazah muadalah Madrasah Aliyah di seluruh Indonesia,” ujar Kang Dhani.

BERITA LAINNYA  PSS Sleman vs Persita Tangerang, Ini Link Live Streaming 

Universitas Al-Azhar Mesir, lanjut Kang Dhani, telah mengumumkan masa pendaftaran kuliah tahun ajaran 2022-2023. Untuk fakultas-fakultas umum (‘ilmiy), pendaftaran dibuka mulai 1 Agustus sampai 15 September 2022.

Sedangkan untuk fakultas sosial-keagamaan (adabiy), pendaftaran dibuka mulai 1 Agustus sampai 13 Okotober 2022.

Leave a Reply

Your email address will not be published.