• June 23, 2022

Panas! Cak Imin Sebut Yenny Wahid Bukan PKB: Bikin Partai Sendiri Aja Gagal

Panas! Cak Imin Sebut Yenny Wahid Bukan PKB: Bikin Partai Sendiri Aja Gagal

MEDIA24.ID, JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa Yenny Wahid, putri kedua Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur bukanlah kader PKB.

Cak Imin mengingatkan perempuan bernama lengkap Zannuba Arifah Chafsoh itu untuk tidak ikut mengatur-atur PKB.

Baca jugaTECNO POVA 3, Harga Rp2 Jutaan Dapat Baterai 7000mAh

Hal ini ditegaskan Cak Imin melalui akun Twitternya, Kamis, 23 Juni 2022. Cuitan ini merespons pernyataan Yenny Wahid yang mengaku dirinya adalah PKB Gus Dur bukan PKB Cak Imin.

“Yeni itu bukan PKB, bikin partai sendiri aja gagal lolos, bbrpa kali pemilu nyerang PKB gak ngaruh, PKB malah naik terus suaranya, jadi ngapain ikut – ikut ngatur PKB, hidupin aja partemu yang gagal itu..PKB sdh aman nyaman kok..,” cuit Cak Imin.

BERITA LAINNYA  Partai Buruh Berikan Penghargaan Pahlawan dan Tokoh Perjuangan Reforma Agraria

Untuk diketahui, Yenny Wahid sebelumnya menyatakan kepada wartawan bahwa dirinya saat ini tidak memiliki partai politik.

Baca jugaInfo Terbaru Bansos KLJ, KAJ dan KPDJ Kapan Cair, Simak di Sini 

Namun ia sempat menyebut bahwa dirinya adalah PKB Gus Dur.

“Saya tidak di partai. Saya tidak punya partai. Saya PKB Gus Dur, bukan PKB Cak Imin,” kata Yenny Wahid di Jakarta, Senin, 20 Juni 2022.

Yanny yang juga sempat berkiprah di PKB dan menjadi ketua umum Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) memandang pertemuan antara Cak Imin dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto adalah hal biasa.

Baca jugaHasil Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 33 Kapan Diumumkan? 

BERITA LAINNYA  UTBK SNBT 2023 Tak Boleh Diikuti Peserta Kategori Ini, Apa Saja?

Ia juga bertemu dengan Prabowo dalam acara IISS Shangri-La Dialogue 2022 beberapa waktu lalu di Singapura. Salah satu yang dibahas juga terkait Pilpres 2024.

Menurut Yenny, dirinya selalu meminta pendapat sembilan kiai NU ketika mengambil keputusan besar, termasuk dalam hal politik.

“Saya punya rujukan 9 kiai yang selalu saya tanya kalau akan membuat keputusan besar termasuk keputusan politik. Waktu Pak Jokowi pun saya tanya beliau-beliau, ketika sudah memberikan jawaban baru saya akan bisa mengumumkan. Kalau sekarang pendekatan dengan siapapun namanya didekati biasa,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.