• June 10, 2022

Mustasyar PBNU KH Dimyati Rois Wafat

Mustasyar PBNU KH Dimyati Rois Wafat

MEDIA24.ID, JAKARTA – Kabar duka datang dari Nahdlatul Ulama (NU). Mustasyar PBNU KH Dimyati Rois wafat di Rumah Sakit Tlogorejo, Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 10 Juni 2022.

Wafatnya KH Dimyati Rois dikabarkan Pondok Pesantren APIK Kaliwungu, Kendal melalui akun media sosialnya. Menurut keterangan yang diunggah, pengasuh Ponpes Al Fadlu Wal Fadhilah Jagalan, Kaliwungu, tersebut wafat pada pukul 01.13 WIB.

Baca jugaKJP Plus Juni 2022 Tak Kunjung Cair, Bagaimana Sih Daftarnya?

“Innalillahi wa innailaihi rojiun. Keluarga Besar Pondok Pesantren Salaf APIK Kauman Kaliwungu Kendal turut berduka cita atas wafatnya KH DIMYATI ROIS (Pengasuh Pondok Pesantren Al Fadlu Wal Fadhilah Jagalan Kaliwungu Kendal), Jum’at 10 Dzul Qo’dah 1443 H/10 Juni 2022 M pukul 01.13 WIB. Semoga amal ibadah dan khidmah beliau diterima di sisi Alloh SWT, dan Keluarga yang ditinggalkan diberikan Ketabahan. Amin ya Robbal Alamin,” tulis Ponpes APIK Kaliwungu di akun Instagramnya, Jumat dini hari tadi.

BERITA LAINNYA  Covid-19 Naik Lagi, Belum Bisa Jadi Endemi, Ingat Kembali Gejalanya 

Selain mengasuh Ponpes Al Fadlu Wal Fadhilan, Abah Dim, sapaan akrab KH Dimyati Rois, juga menjabat sebagai Mustasyar PBNU.

Mengutip NU Online, pada Muktamar ke-34 NU di Lampung 2021 lalu, Abah Dim terpilih sebagai salah satu dari sembilan Anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Baca jugaCovid-19 Naik Lagi, Belum Bisa Jadi Endemi, Ingat Kembali Gejalanya 

Ia mendapatkan suara terbanyak pada saat itu, yakni 503 suara. Bersama delapan kiai lainnya, ia menentukan Rais Aam Syuriyah PBNU.

BERITA LAINNYA  Tuan Guru Bajang Ketua Harian Perindo, Hary Tanoe Ketum

Prof KH Zainal Abidin, salah satu anggota AHWA, menceritakan ketawaduan Abah Dim. Ketika diminta pandangan lebih dahulu, ia tidak berkenan.

Pasalnya, Abah Dim sungkan dengan adanya KH Ma’ruf Amin. Pada Muktamar Ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur Tahun 2015, Kiai Dimyati juga terpilih sebagai salah satu dari sembilan Anggota Ahwa.

Baca jugaKeutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat

Selain aktif di organisasi NU, ulama kelahiran Bulukamba, Brebes, 5 Juni 1945 itu juga menjabat sebagai Ketua Dewan Syuro PKB.

Atas wafatnya Abah Dim, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar memerintahkan kepada seluruh kader partai untuk melaksanakan salat gaib dan tahlilan.

BERITA LAINNYA  Apriyani/Siti Fadia Tembus Final Indonesia Masters 2022

“Alfatihah para kader harus Shlat Ghoib dan tahlilan. Bendera PKB setengah tiang!,” tulis Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar di akun Twitternya, Jumat, 10 Juni 2022.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published.