• July 3, 2022

MM FEB UGM Luncurkan Buku “Mencetak Pemimpin Bisnis” Peringati Dies ke-32

MM FEB UGM Luncurkan Buku “Mencetak Pemimpin Bisnis” Peringati Dies ke-32

MEDIA24.ID, YOGYAKARTA – Program studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada atau MM FEB UGM meluncurkan buku memeringati Dies-32.

Buku yang ditulis oleh Gusti Grehenson menceritakan tentang pengelola MM UGM memperjuangkan dan mempertahankan akreditasi internasional dari Association  to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB) dari Amerika Serikat.

Baca juga: UGM Kembangkan Aplikasi Penyuluhan Pertanian dan Pupuk Hayati

Baca juga: Guru Besar UGM: Batasi Pengunjung Naik ke Bangunan Candi Borobudur

Lalu ada pula cerita tentang usaha sejak 1988 berhasil membangun gedung secara mandiri hingga mampu menginisiasi pendirian prodi MM di Jakarta sebagai prodi di luar kampus domisili.

Buku berjudul Mencetak Pemimpin Bisnis ini tebalnya 250 halaman diterbitkan dalam versi Bahasa Indonesia dan Bahasa inggris.

BERITA LAINNYA  Penting! Lolos SNBP 2023 Tak Bisa Daftar Sekolah Kedinasan

Ketua prodi MM FEB UGM Kampus Jakarta Prof. Eduardus Tandelilin mengatakan kampus ini sudah meluluskan 13.918 wisudawan yang tersebar di seluruh tanah air dan mancanegara sejak didirikan pada 1988.

Sekarang ada sebanyak 2.013 mahasiswa di dua kampus, yaitu 903 mahasiswa Kampus Yogyakarta dan 1.101 mahasiswa di kampus Jakarta.

“Kita patut bersyukur jumlah mahasiswa termasuk jumlah mahasiswa terbesar di Indonesia untuk program MM,” katanya.

MM UGM juga masuk dalam kategori kampus top dunia, peringat 201-250 dunia versi Top QS Global MBA World Rank 2022.

MM UGM masuk dalam peringkat 74 dunia dalam daftar kampus tersebut untuk aspek entrepreneurship dan alumni outcomes.

BERITA LAINNYA  Kolaborasi Tel-U dan Bio Farma: Sistem Pencahayaan Cerdas berbasis IoT

“Kita juga bersyukur masuk dalam daftar rangking program MBA terbaik dunia,” paparnya.

Untuk kerja sama dengan mitra dengan perguruan tinggi luar negeri, sebanyak 39 perguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama dalam bentuk program dual degree dengan 16 perguruan tinggi dan 36 perguruan tinggi untuk student exchange.

Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM Didi Achjari mengatakan pemerintah punya harapan besar pada MM dan FEB selain mengukir prestasi di peringkat dunia namun juga kinerja dosen dan mahasiswa dalam penelitian juga semakin baik.

BERITA LAINNYA  Serba-serbi Info GTK Kemdikbud, Aplikasi untuk Guru dan Tendik

“Social impact sangat diperlukan. Sebab misi dari AACSB itu bagaimana ide riset yang dimiliki bisa berpengaruh pada kolega dan pemimpin di dunia. Bagaimana alumni dan pendidikan memberi warna di masyarakat kita,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni Paripurna Sugarda berharap MM FEB UGM makin terus berkembang menjadi sekolah bisnis terbaik di dunia.

 

 

 

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.