• June 7, 2022

Meski Pandemi Laba Bersih BUMN 2021 Capai Rp126 Triliun

Meski Pandemi Laba Bersih BUMN 2021 Capai Rp126 Triliun

MEDIA24.ID, JAKARTA – Badan Usaha Milik Negara atau BUMN selama 2021 memeroleh laba bersih sebesar Rp126 triliun atau hampir 10 kali lipat laba bersih pada 2022 sebesar Rp13 triliun.

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa pendapatan BUMN tahun 2021 sebesar Rp1.983 triliun atau hampir setara dengan pendapatan APBN.

Menteri BUMN Erick Thohir membanggakan pencapaian pendapatan dan laba bersih BUMN 2021 tersebut di depan anggota Komisi VI DPR, Selasa 7 Juni 2022.

Baca juga: Bank Jago Suntik Rp500 M ke Leasing Ini, Duitnya Buat Apa?

Menurut Menteri Erick perbaikan kinerja BUMN berdampak positif terhadap kontribusi untuk negara.

BERITA LAINNYA  Bina UMKM, CrediBook Jalin Kemitraan dengan Universitas Warmadewa Bali

Total pajak, dividen, dan PNBP yang diberikan BUMN secara konsolidasi mencapai Rp371 triliun.

Laba 2021 dibandingkan tahun sebelumnya, yang tadinya Rp13 triliun, sekarang dengan segala efisiensi dan perbaikan model bisnis yang didukung Komisi VI, laba untuk 2021 sebesar Rp126 triliun,” ujar Menteri Erick.

“ Ini adalah prestasi yang saya rasa luar biasa,” lanjut dia.

Baca juga : Atta Halilintar Rekrut Legenda Futsal Perkuat Pendekar United

Erick mengajukan penambahan anggaran Kementerian BUMN untuk 2023 sebesar Rp79,7 miliar atau menjadi Rp311 miliar dari sebelumnya yang hanya sebesar Rp232 miliar.

Erick menyebut pagu indikatif yang diberikan kepada Kementerian BUMN menjadi yang terkecil dibandingkan seluruh kementerian.

BERITA LAINNYA  6 Peluang Bisnis Sampingan yang Menguntungkan Bagi Milenial

Meski begitu, Erick menegaskan Kementerian BUMN tetap bekerja secara efisien dan kalkulatif.

“Jika tidak keberatan, kami menginginkan bisa tetap dijaga di angka Rp300-an (miliar), tidak terus menerus menurun seperti hari ini yang Rp194 miliar,” ujar dia.

“ Apalagi kalau melihat amanah yang diberikan Komisi VI, yang mana kami terus bisa memastikan pembukaan lapangan kerja, melakukan pendampingan kepada UMKM, dan terus juga menjaga proyek strategis nasional,” ucap Erick.

Baca juga: Takziah ke Gedung Pakuan, Gus Muhaimin Doakan Eril Husnul Khatimah

BERITA LAINNYA  6 Cara Menabung yang Baik agar Keuangan Terjaga.

Catatan lain, dengan total aset yang dikelola BUMN mencapai Rp8.998 triliun, maka pagu ini tentu sangat kecil dibandingkan beban yang dikerjakan.

Erick juga optimistis setoran dividen akan kembali normal setelah pandemi nanti.

Anggota Komisi VI DPR, Mufti Anam, kinerja BUMN tidak mudah di tengah tantangan akibat pandemi.

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Kitab Fathul Izar? Simak Penjelasannya

“Catatan yang kami terima dividen sudah melampaui target, dari Rp35 triliun sudah tercapai Rp 41 triliun. Ini kerja yang tidak mudah, tapi berhasil dilakukan,” ucap Anam.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.