• June 2, 2022

Megawati: Kalau Aku Nggak Ada, Terus Piye Yo?

Megawati: Kalau Aku Nggak Ada, Terus Piye Yo?

MEDIA24.ID, JAKARTA – Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri mengungkapkan kekhawatiran atas kondisi bangsa Indonesia sepeninggal dirinya.

Hal ini disampaikan Megawati saat menjadi pembicara kunci di Seminar Nasional Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022 secara virtual, Rabu, 1 Juni 2022.

Baca juga: Ini Daftar Sekolah Kedinasan yang Bisa Jadi Pilihan, Otomatis PNS

“Saya suka ngobrol sama sekjen saya (Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto), ini kok bangsaku kayaknya sudah terlalu nikmat dengan zona nyaman loh To, aku sudah khawatir ae loh, nanti kalau suatu saat aku sudah nggak ada, terus piye yo,” kata Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu dikutip dari Youtube, Kamis, 2 Juni 2022.

Megawati mempertanyakan kemandirian Indonesia sebagai bangsa. Sebab, hingga saat ini RI belum bisa membuat produk sendiri. Ia mencontohkan petani yang membawa keranjang dan menunduk-nunduk saat menanam bibit.

BERITA LAINNYA  Begini Ketentuan Baru KIP Kuliah untuk SNPMB 2023, Cek Ya

“Masa sih nggak ada hasil, yang namanya produksi tepat guna itu. Mana, nah saya tantang sekarang. Kok nggak ada. Sekarang apa kurangnya? Sudah ada BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), sudah saya sediakan BRIN,” katanya.

Baca juga: PKB Mau Koalisi, Tapi Capres Harus Muhaimin

Dewan Pengarah BRIN ini menyatakan bahwa dirinya sudah sering berbicara kepada pengusaha untuk menjalin kerja sama. BRIN akan membantu industri dalam penelitian produk yang ingin dihasilkan.

“Jadi sekarang apa, saya suruh ngomong apa lagi,” katanya.

BERITA LAINNYA  Permak Nepal 7-0, Indonesia Melaju ke Piala Asia 2023

Megawati juga menyoroti kecenderungan bangsa Indonesia yang mengikuti negara Barat. Padahal seni dan budaya negara timur luar biasa.

Ia kemudian menyinggung negara-negara besar. Dia menyebut negara tersebut tak didiami bangsa aslinya.

“Yang disebut orang Amerika itu orang asli Amerika, kan nggak. Mereka itu kan orang dari Inggris sebagai penjahat dibuang ke sana. Di Australia gitu juga, kan Aborigin. Selandia Baru. Mau kita dibegitukan? Kalau saya ndak biar orang tua,” ujarnya.

Baca juga: 325 Petugas Haji Terbang ke Saudi, Siap Layani Jamaah

Leave a Reply

Your email address will not be published.