• August 6, 2022

Jumat Kelabu Roy Suryo, Unggah Meme Lalu Ditahan Polisi

Jumat Kelabu Roy Suryo, Unggah Meme Lalu Ditahan Polisi

MEDIA24.ID, JAKARTA- Polda Metro Jaya akhirnya menahan eks Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo pada Jumat, 5 Agustus 2022 malam dalam kasus unggahan meme stupa Candi Borobudur yang diedit mirip Presiden Joko Widodo.

Seperti diketahui, Roy Suryo telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 22 Juli 2022 lalu. Mantan politikus Partai Demokrat itu dijerat dengan pasal berlapis.

Baca juga: Bersih-bersih Divpropam Polri Buntut Kasus Brigadir J

Baca juga: Indonesia: Garuda Super Shield, Bukan Ancaman bagi Siapapun

Pertama, pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Selain itu, Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penodaan Agama dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946.

Roy Suryo membeberkan, meme tersebut diposting oleh akun @irutpagut pada 7 Juni 2022, lalu kemudian beberapa hari kemudian dimuat akun @NewOpang dan @fly_free_DY. Menurut Roy, akun terakhir ini mengarahkan meme tersebut ke akun Twitter @KRMTRoySuryo2.

Setelah itu, Roy mengaku pada 10 Juni 2022 mengomentari kenaikan rencana tarif naik Candi Borobudur sembari menertawakan akun-akun pengunggah meme-meme sebelumnya tersebut dengan melampirkan screenshot.

“Sama sekali tidak ada niat mempermalukan seseorang atau melecehkan agama, karena itu murni kritik sosial terhadap rencana kenaikan tarif tiket naik Candi Borobudur,” ujar Roy beberapa waktu lalu.

Muncul reaksi atas cuitannya tersebut, Roy Suryo lantas menghapus seraya memberi klarifikasi disertai permohonan maaf dan kronologi. Ia kemudian melaporkan tiga akun tersebut ke Polda Metro Jaya pada 16 Juni.

BERITA LAINNYA  Coach Robert Tinggalkan Persib Bandung, 3 Nama Ini Kandidat Pengganti?

Hanya saja Roy juga dilaporkan ke polisi pada 20 Juni 2022. Laporan pertama atas nama Kurniawan Santoso sebagai perwakilan umat Budha ke Polda Metro Jaya. Laporan ini terdaftar dengan nomor LP/B/3042/VI/2022/SPKT/Polda Metro Jaya.

Kevin Wu kemudian turut melaporkan Roy Suryo ke polisi melalui Bareskrim Mabes Polri. Hanya saja kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Laporan teregister dengan nomor LP/B/0293/VI/2022/SPKT/BARESKRIM dalam hari yang sama.

Dalam laporannya, Roy Suryo diduga melakukan ujaran kebencian buntut unggahan foto stupa Candi Borobudur yang mirip dengan wajah Presiden Jokowi.

Roy sempat meminta perlindungan pada LPSK. Namun, Polda Metro Jaya tetap menaikkan statusnya menjadi tersangka. Dua kali ia diperiksa polisi dalam statusnya itu.

BERITA LAINNYA  Anak Muda Minta Minuman Berpemanis DiKenai Cukai, Apa Sih Bahayanya?

Pemeriksaan pertama, Roy keluar menggunakan kursi roda setelah 10 jam berada di ruang penyidikan. Beberapa hari kemudian, setelah dilakukan pemeriksaan, Roy Suryo langsung masuk ke mobil dengan kondisi menggunakan penyangga leher.

Ia menyita perhatian publik setelah muncul videonya mengikuti kegiatan kegiatan komunitas MBSL Indonesia itu digelar pada Minggu, 31 Juli 2022, di rest area Km 11 Tol Jagorawi. Dalam videonya, Roy tampak tertawa lebar meski memakai penyangga leher.

Polda Metro Jaya akhirnya memanggil Roy untuk kembali diperiksa pada Jumat 5 Agustus 2022 dan kemudian ditahan.

BERITA LAINNYA  Hampir Pasti, Jokowi Umumkan Reshuffle Kabinet Rabu Pahing Ini

“Pada hari ini atas pertimbangan dari penyidik, memutuskan bahwa tersangka Roy Suryo ditetapkan menjadi tahanan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan.

Zulpan menyampaikan, penahanan dilakukan agar tersangka tidak menghilangkan barang bukti. “Barang bukti yang ditahan berupa akun Twitter Roy Suryo, handphone, dan handphone saksi dari Ade Suhendrawan,” katanya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.