• August 9, 2022

Irjen Ferdy Sambo Tersangka! Ini Kronologi Kasus dan Profilnya

Irjen Ferdy Sambo Tersangka! Ini Kronologi Kasus dan Profilnya

MEDIA24.ID, JAKARTA- Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo akhirnya mengumumkan penetapan status tersangka atas eks Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri  Irjen Ferdy Sambo.

Jenderal bintang dua itu diduga terlibat dalam Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J pada 8 Juli 2022 lalu di rumah dinasnya, Jl. Saguling III, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Baca juga: Bersih-bersih Divpropam Polri Buntut Kasus Brigadir J

Baca juga: Serba-serbi Info GTK Kemdikbud, Aplikasi untuk Guru dan Tendik

“Dilaksanakan gelar perkara dan Timsus telah memutuskan untuk menetapkan Saudara FS sebagai tersangka,” ujar Jenderal Sigit dalam konferensi pers di Mabes Polri, Selasa, 9 Agustus 2022.

Hingga kini, selain alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 itu telah ditetapkan pula sejumlah tersangka lainnya yaitu ajudan Irjen Ferdy Sambo, Bharada RE (Richard Eliezer), ajudan Putri Candrawathi Bripka Ricky Rizal, dan sopir Ferdy Sambo berinisial KM.

Keempatnya dijerat pasal pembunuhan berencana subsider pasal pembunuhan. “Penyidik menerapkan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55-56 KUHP,” ujar Jenderal Sigit.

BERITA LAINNYA  Kaum Buruh Tunggu BSU 2022 Kapan Cair, Apa Sih?   

Menurut Jenderal Sigit, tim khusus menemukan fakta Irjen FS memerintahkan Bharada RE menembak Brigadir J. Untuk menembak Brigadir J, Sambo memerintahkan Bharada E menggunakan senjata milik Brigadir R. Senjata itu adalah pistol Glock 17.

“Penembakan terhadap Brigadir J dilakukan atas perintah Saudara FS dengan menggunakan senjata milik Saudara Brigadir R,” kata Sigit.

Setelah Bharada E menembak Brigadir J, Sambo lantas mengambil pistol Brigadir J. Menggunakan pistol Brigadir J, Sambo lantas menembak dinding ruangan tempat kejadian perkara (TKP) supaya terkesan Brigadir J melepaskan tembakan.

“Saudara FS melakukan penembakan dengan senjata milik Saudara J ke dinding berkali-kali untuk membuat kesan seolah telah terjadi tembak-menembak,” kata Sigit.

BERITA LAINNYA  Mau Bayar Zakat, Ini Daftar Lembaga Amil Zakat Resmi Punya Izin Pemerintah

Jabatan terakhir Irjen Ferdy Sambo adalah Kadiv Propam Polri. Ia kemudian dicopot dan dimutasi sebagai Pati Yanma Polri.

Di awal kariernya jenderal yang lahir pada tanggal 9 Februari 1973 silam itu lebih banyak bertugas di bidang reserse di wilayah Polda Metro Jaya.

Ia pernah jadi Kanit Intel Polsek Metro Cakung dan kemudian Polsek Metro Matraman, Polres Jakarta Timur pada 1997 silam. Kemudian menjadi Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur.

Jabatan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat diraihnya pada 2010. Setelah itu kariernya bertambah moncer dengan menjadi Kapolres di wilayah Polda Jawa Tengah.

BERITA LAINNYA  Masalah Industri Sawit dan Tawaran Solusi Koperasi

Tahun 2016, Irjen Ferdy Sambo mulai masuk ke Bareskrim Mabes Polri sebagai Kasubdit IV Dittipidum.

Di awal kariernya, Ferdy Sambo menapaki karier sebagai polisi reserse. Dia juga pernah menjadi Kepala Satgas TPPO Bareskrim Polri dan Kepala Satgas Khusus Polri.

Irjen Ferdy Sambo juga pernah menjadi Kepala Satgas TPPO Bareskrim Polri dan Kepala Satgas Khusus Polri.

Kariernya terbilang cemerlang karena dia merupakan alumnus Akpol 1994 pertama yang menyandang bintang dua.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.