• June 5, 2022

Ini Aturan Lengkap Sistem Zonasi PPDB 2022, Simak Ya

Ini Aturan Lengkap Sistem Zonasi PPDB 2022, Simak Ya

MEDIA24.ID, JAKARTA – Sistem zonasi dalam PPDB atau Masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 apa maksudnya? Ini pertanyaan yang sering diajukan orang tua calon siswa.

Beragam tanggapan dari para orang tua siswa terkait sistem zonasi dalam PPDB ini.

Baca juga: Begini Cara Terapkan Meaningful Learning pada Anak Sejak Dini

Kalangan yang tidak begitu sependapat dengan sistem ini mengatakan bahwa tidak banyak sekolah bagus di dekat tempat tinggalnya.

Atau mereka mengangga sistem zonasi dalam PPDB ini membuat anak-anaknya tidak berkembang dalam pergaulan, karena teman-temannya berasal dari lingkungan yang sama.

Sistem zonasi dalam PPDB diterapkan untuk sekolah negeri atau sekolah milik pemerintah jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Baca juga: Ini Daftar Sekolah Kedinasan yang Bisa Jadi Pilihan, Otomatis PNS

BERITA LAINNYA  KJP Plus Juli 2022 Semoga Tidak Telat, Ini Cara Ganti ATM Rusak

Bagaimana aturan zonasi dan berapa jarak maksimal dari rumah ke sekolah?

Jalur zonasi dalam PPDB Jalur adalah jalur pendaftaran yang ditujukan bagi siswa dengan domisili sesuai wilayah zonasi yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Tempat domisili dilihat berdasarkan alamat kartu keluarga (KK),   yang diterbitkan minimal satu tahun sebelumnya sebelum PPDB dibuka.

Jika tidak mempunyai KK atau hilang karena bencana alam atau kerusuhan, bisa diganti dengan melampirkan surat keterangan yang menjelaskan bahwa yang bersangkutan sudah tinggal minimal satu tahun di wilayah tersebut.

Surat keterangan domisili dari RT dan disahkan oleh lurah/kepala desa/pejabat setempat.

Baca juga: Ada Dana Penelitian Riset Kripto dan Blockchain Nih..Ayok Daftar

Berikut ini aturan-aturan PPDB sistem zonasi:

  • jalur zonasi SD paling sedikit 70% (tujuh puluh persen) dari daya tampung sekolah;
  • jalur zonasi SMP paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari daya tampung sekolah;
  • dan jalur zonasi SMA paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari daya tampung sekolah.
BERITA LAINNYA  325 Petugas Haji Terbang ke Saudi, Siap Layani Jamaah

PPDB jalur zonasi bertujuan meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas tanpa diskriminasi dengan harapan kualitas pendidikan bisa merata.

PPDB jalur zonasi ini akan mempertimbangkan calon siswa dengan pertimbangan prioritas usia dan jarak tempat tinggal.

Maksudnya begini, jika ada calon peserta didik dalam satu Sekolah Dasar (SD) yang memiliki usia yang sama, maka yang akan lolos adalah calon peserta didik yang tinggal paling dekat dengan sekolah.

Jika ada calon peserta didik dengan jarak tempat tinggal ke sekolah yang hampir sama, maka seleksi untuk pemenuhan kuota/daya tampung terakhir akan menggunakan usia peserta didik yang lebih tua berdasarkan akta kelahiran.

BERITA LAINNYA  Top! Urus Sertifikat Tanah Kini Bisa di Sabtu dan Minggu

Zonasi ini diatur oleh pemerintah daerah dengan cara  memetakan jumlah dan domisili calon peserta didik baru, daya tampung sekolah pada setiap jenjang, dan jumlah sekolah di wilayah tersebut.

Oleh karena itu, selain dengan menghitung jarak, beberapa daerah juga melakukan sosialisasi penetapan zonasi dengan langsung memberikan daftar sekolah sesuai pembagian zona yang telah ditetapkan.

Baca jugaMitch Evans Juara Formula E Jakarta

Hal ini akan memudahkan orang tua dan calon siswa yang mendaftar melalui jalur zonasi untuk memilih sekolah yang diinginkan.

Sekolah di wilayah perbatasan, penetapan zonasi dapat dilakukan dengan melakukan kerjasama antarpemerintah Daerah.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.