• June 22, 2022

Info Terbaru Bansos KLJ, KAJ dan KPDJ Kapan Cair, Simak di Sini 

Info Terbaru Bansos KLJ, KAJ dan KPDJ Kapan Cair, Simak di Sini 

MEDIA24.ID, JAKARTA – Bantuan sosial atau bansos KLJ, KAJ dan KPDJ diberikan pada warga Jakarta yang memenuhi syarat secara periodik, tapi untuk tahun 2022 kapan cair?

Bantuan KLJ atau Kartu Lansia Jakarta, KAJ atau Kartu Anak Jakarta dan KPDJ atau Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta diberikan untuk menunjuang pemenuhan kebutuhan pokok warga tidak mampu dalam kelompok tersebut.

Baca jugaHasil Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 33 Kapan Diumumkan? 

Baca juga: Gaji ke-13 PNS Disebut Cair Juli, Bisa Dapat Berapa Besar?

KLJ adalah Kartu Lansia Jakarta bantuan yang diberikan pada warga lanjut usia yang memenuhi syarat.  Setiap keluarga penerima manfaat KJL mendapatkan bantuan Rp600 .000 per bulan atau menerima Rp2,4 juta untuk 4 bulan.

Sedangkan KAJ atau Kartu Anak Jakarta diberikan pada anak sebesar Rp300.000 dan diberikan empat bulan sekali, sebesar Rp1,2 juta. Demikian juga dengan KPDJ sebesar Rp300.000 yang diberikan empat bulan sekali.

Tahun 2022 ini, penerima KLJ berjumlah 104.448 orang, KPDJ sebanyak 14.230 orang, dan KAJ sejumlah 10.553 anak.

Saat ini warga Jakarta mulai menanyakan kapan KAJ, KLJ dan KPDJ cair untuk triwulan kedua tahun 2022.

BERITA LAINNYA  Kemenag Buka Seleksi 49.549 Formasi Calon PPPK, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Dinas Sosial DKI Jakarta memberikan penjelasan bahwa dana Bansos Kartu Lansia Jakarta, Kartu Anak Jakarta, dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) masih dalam proses pencairan.

untuk saat ini sedang dilakukan pencairan dana oleh bank DKI ya.” Begitu penjelasan akun Instagram Dinsos DKI, @dinsosdkijakarta, 20 Juni 2022.

Nah @dinsosdkijakarta juga menjelaskan mengenai kenapa nama orang tertentu tidak masuk lagi dalam daftar penerima KAJ, KLJ, KPDJ 2022 padahal periode sebelumnya masih mendapatkan Bansos itu.

Begini penjelasan dari Dinas Sosial DKI melalui Instagram @dinsosdkijakarta:

Mohon dibaca penjelasan ini ya,

  1. Penerima manfaat tahun 2022 adalah berdasarkan penetapan DTKS Kemensos bulan Agustus 2021, sedangkan penerima manfaat 2021 adalah berdasarkan DTKS bulan April 2020, sehingga ada beberapa nama yang mungkin sudah keluar dari daftar calon penerima manfaat 2021.
  2. Penerima manfaat tahun 2022 setelah terdaftar di DTKS penetapan Bulan Agustus 2021, maka nama-namanya kembali disampaikan di muskel untuk dibahas siapa yang akan menerima.
  3. Jadi berdasarkan hal tersebut, jika ada orang-orang yang dulu menerima manfaat sekarang tidak menerima manfaat maka kemungkinannya adalah dia tercoret dari daftar penerima manfaat 2022 karena yang bersangkutan sudah tidak masuk dalam penetapan DTKS bulan Agustus 2021 atau walaupun yang bersangkutan masuk dalam penetapan DTKS bulan Agustus 2021, tetapi yang bersangkutan tidak lolos muskel (take out).

 Sebelumnya pada awal Mei lalu, Dinsos DKI menjelaskan hal yangberkaitan dengan pencairan KLJ, KAJ, dan KPDJ untuk penerima baru:

BERITA LAINNYA  Megawati: Kalau Aku Nggak Ada, Terus Piye Yo?

Penyerahan bantuan sosial ini merupakan komitmen untuk mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi setiap warga.

Pencairan bansos pemenuhan kebutuhan dasar (PKD) merupakan akumulasi dari Januari hingga April 2022. Para penerima bansos KLJ akan menerima bantuan sebesar Rp.2.400.000,- , yang merupakan akumulasi dengan besaran  Rp600.000- setiap bulannya. Sedangkan penerima bansos KPDJ dan KAJ akan menerima Rp 1.200.000,- dengan besaran Rp.300.000,- setiap bulannya.

“Penyaluran bansos KLJ, KPDJ dan KAJ dilakukan secara bertahap, dimulai tanggal 8 april 2022 yang lalu dan sisanya, akan ada pendistribusian rekening dan kartu ATM bagi penerima bansos baru oleh Bank DKI, yang jadwalnya akan diinformasikan lebih lanjut,” ujarnya.

Adapun jumlah penerima KLJ sebanyak 104.448 orang, jumlah penerima KPDJ sebanyak 14.230 orang dan jumlah penerima KAJ sebanyak 10.553 anak.

Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Premi Lasari, menjelaskan karena dilakukan penyempurnaan data, maka penerima lama yang sudah meninggal dunia, pindah alamat ke luar DKI Jakarta, tidak ditemukan keberadaannya, usianya lebih dari 6 tahun (bagi penerima KAJ) tidak akan mendapat bansos lagi.

Untuk diketahui, penerima bansos PKD (Pemenuhan Kebutuhan Dasar) merupakan masyarakat miskin yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) penetapan Agustus 2021, yang kemudian ditentukan melalui musyawarah kelurahan.

Sedangkan bagi masyarakat yang merasa berhak mendapatkan bantuan ini tapi belum pernah dapat bantuan, dapat mendaftarkan diri melalui mekanisme pendaftaran DTKS. Informasi jadwal dan persyaratan DTKS dapat diperoleh melalui Petugas Pendata dan Pendamping Sosial di Kantor Kelurahan setempat dan/atau Kepala Satuan Pelaksana Sosial di Kantor Kecamatan setempat.

Berita ini telah ditayangkan di www.tentangkita.co, pada link ini 

Leave a Reply

Your email address will not be published.