BeritaTEKNOLOGI

Google Merilis AI Generasi Baru untuk Gmail dan Cloud Software

188
×

Google Merilis AI Generasi Baru untuk Gmail dan Cloud Software

Share this article
friends images microsoft
illustrasi AI microsoft Sumber gambar pixabay

Google Alphabet pada hari Selasa meluncurkan serangkaian alat kecerdasan buatan atau AI untuk gmail, dan perangkat lunak awan nya, membidik Microsoft beberapa hari sebelum saingannya diharapkan membuat pengumuman serupa.

Dalam pemutaran ulang chatbot dogfight yang diluncurkan oleh raksasa teknologi bulan lalu, ABC disebut- sebut sebagai” tongkat ajaib” untuk perangkat lunak Google Documents populernya yang dapat menyusun blog pemasaran, rencana pelatihan, atau teks lain, kemudian merevisi nadanya sesuai kebijaksanaan pengguna, sebuah pejabat perusahaan menunjukkan kepada wartawan.

Microsoft, sementara itu, telah menggoda acara Kamis tentang bagaimana” menciptakan kembali produktivitas dengan Artifitial Inteligent,” yang diharapkan menampilkan prosesor Word pesaingnya.

Tentang kecerdasan buatan atau AI yang akan ditanamkan oleh microsoft

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) adalah cabang ilmu komputer yang bertujuan untuk menciptakan sistem yang mampu meniru, menyelesaikan, atau meningkatkan tugas-tugas yang biasanya membutuhkan kecerdasan manusia.

BERITA LAINNYA  10 Strategi Efektif untuk Meningkatkan Trafik Website Tanpa Menggunakan Bot

AI berusaha untuk membuat komputer atau mesin mampu belajar, memahami, merencanakan, dan beradaptasi dengan lingkungan yang kompleks.

Ada beberapa jenis AI yang umum dikenal:

  1. Kecerdasan Buatan yang Lemah (Weak AI): Artifitial Inteligent ini dirancang untuk menyelesaikan tugas-tugas spesifik tertentu. Contohnya adalah asisten virtual seperti Siri atau Alexa yang dapat menjawab pertanyaan pengguna dan menjalankan perintah tertentu.
  2. Kecerdasan Buatan yang Kuat (Strong AI): Artifitial Inteligent ini dirancang untuk memiliki kemampuan yang setara dengan kecerdasan manusia dalam berbagai tugas. Kecerdasan Buatan yang Kuat dapat belajar, berpikir, dan memecahkan masalah seperti manusia.
  3. Kecerdasan Buatan yang Terbatas (Narrow AI): Artifitial Inteligent ini difokuskan pada tugas tertentu dengan tingkat keahlian yang sangat tinggi. Contoh aplikasinya adalah mobil otonom yang menggunakan AI untuk mengemudi sendiri atau sistem deteksi penipuan yang menggunakan AI untuk menganalisis pola-pola yang mencurigakan.
  4. Kecerdasan Buatan yang Umum (General AI): Artifitial Inteligent ini adalah konsep Artifitial Inteligent yang mencakup kecerdasan yang setara dengan manusia dalam semua aspek. Namun, pengembangan AI yang umum masih merupakan tantangan besar dan belum tercapai secara menyeluruh.
BERITA LAINNYA  Ada Beasiswa untuk Disabilitas sampai 50 juta

Teknik yang digunakan dalam Artifitial Inteligent mencakup pembelajaran mesin (machine learning), jaringan saraf tiruan (artificial neural networks), logika fuzzy (fuzzy logic), pemrosesan bahasa alami (natural language processing), dan banyak lagi.

Pengembangan Artifitial Inteligent telah membawa manfaat dalam berbagai bidang, seperti otomasi industri, pengenalan wajah, rekomendasi produk, pengobatan medis, dan lain-lain.

Namun, penting untuk mempertimbangkan aspek etika dan privasi dalam pengembangan dan penerapan Artifitial Inteligent. Dibutuhkan regulasi yang baik dan perhatian terhadap dampak sosial, ekonomi, dan etis dari perkembangan Artifitial Inteligent agar dapat dimanfaatkan secara sebaik-baiknya untuk kepentingan manusia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *