• June 10, 2022

3 Fakta Sungai Aare Swiss: Ada Titik dengan Kedalaman 200 M

3 Fakta Sungai Aare Swiss: Ada Titik dengan Kedalaman 200 M

MEDIA24.ID, JAKARTA- Swiss merupakan negara di benua Eropa yang dilintasi banyak sungai, salah satunya adalah Aare. Sungai Aare menjadi sungai terpanjang di Swiss dengan panjang mencapai 295 kilometer.

Sungai ini menjadi perbincangan di Indonesia setelah putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmiril Khan Mumtadz atau Eril hanyut dan tenggelam terbawa arusnya yang deras.

Baca juga: Jenazah Eril Ditemukan Utuh dan Wangi, Atalia Kamil: Allah Memuliakannya

Sungai  ini berhulu di Gletser Aare, Pegunungan Alpen, Swiss. Lintasannya berkelok-kelok dan mengelilingi Kota Bern dari tiga sisi atau disebut sebagai Aare loop.

Sungai yang kerap disebut Aar ini membentang di tengah ibu kota Swiss sehingga terbilang mudah diakses oleh warga lokal dan turis asing yang mengunjungi negara itu.

Saat musim panas tiba, sungai ini menjadi salah satu destinasi wisata top di Swiss.

BERITA LAINNYA  Indonesia Siapkan Peta Jalan Industri Tembakau 

Baca juga: Viral Almarhum Putra Ridwan Kamil Berjersey Persib, Netizen: A Eril Bobotoh Sejati

Warga lokal maupun wisatawan mancanegara akan berbondong-bondong datang untuk berenang. Berbagai olahraga air lain juga sering dilakukan seperti mendayung.

Dengan panjang 295 kilometer, sungai ini dinobatkan sebagai sungai terpanjang di Swiss. Sungai ini juga bahkan tercatat sebagai salah satu sungai terpanjang di Eropa.

Fakta-fakta  sungai Aare di Swiss:

1. Ada Titik Kedalaman 200 Meter

Myswitzerland.com menyebut sungai ini punya kedalaman yang sangat bervariasi. Namun ada satu titik yang diyakini sebagai titik terdalam sungai Aare yakni berada di jurang dekat Meiringen.

Di jurang ini, kedalamannya mencapai 200 meter. Jurang tersebut letaknya tidak jauh dari hulu sungai Aare.

BERITA LAINNYA  Ini Jadwal Kereta Api ke Yogyakarta Jelang Liburan Sekolah

2. Alirannya Berasal dari Salju Pegunungan Alpen

Hulu sungai Aare berada di Gletser Oberaar, Pegunungan Alpen Bernese Timur. Air yang mengalir di sungai ini berasal dari lelehan salju di Pegunungan Alpen.

Sungai ini merupakan anak dari Sungai Rhine yang berada di Koblenz yang terletak di barat laut Swiss. Alirannya kemudian mengarah ke dua danau yakni Danau Brienz dan Danau Thun di Interlaken.

Dari Danau Thun, alirannyamelintasi Bern, ibu kota Swiss.membentuk ‘lingkaran Aare’ yang terkenal di sekitar kota tua Bernese.

Tak hanya membelah Bern, sungai ini mengalir melalui sejumlah kota seperti Solothurn, Olten, Aarau, Brugg, dan berakhir di Koblenz.

BERITA LAINNYA  Film Srimulat Hil yang Mustahal, Ini Link Beli Tiket tanpa Antre dan Sinopsis

Di Kota Brugg, alirannya kemudian menyatu dengan dua sungai besar lainnya, yaitu Reuss dan Limmat.

Sedangkan di Kota Koblenz, akhirnya alirannya bermuara di Sungai Rhein yang merupakan salah satu sungai terpanjang di Eropa.

3. Berenang di Sungai Aare Masuk Warisan Budaya UNESCO

Pada 2017, UNESCO menetapkan bahwa aktivitas berenang di sungai ini masuk dalam daftar tradisi. Aktivitas berenang tersebut bahkan dinyatakan sebagai bagian dari warisan budaya tak benda Swiss.

Selain aktivitas berenang, di sungai ini masyarakat juga kerap membawa perahu untuk mendayung dan arung jeram.

Daya pikat sungai ini membuatnya jadi punya tempat istimewa di hati warga Swiss.  Masyarakat Swiss sangat menjaga kebersihannya. Ini membuat kualitas air di sungai Aare sangat terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published.