• June 2, 2022

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi Jelang Puncak Haji, Menag Yaqut: Seringlah Semprot Wajah

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi Jelang Puncak Haji, Menag Yaqut: Seringlah Semprot Wajah

MEDIA24.ID, JAKARTA – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta jemaah calon haji untuk menjaga kesehatannya di tengah cuaca tinggi yang terjadi di Arab Saudi jelang puncak ibadah haji 2022.

Gus Yaqut meminta jemaah tidak berlebihan dalam aktivitas di luar ruangan. Di antara bekal yang perlu dibawa ketika dibawa saat keluar ruangan adalah semprotan air.

325 Petugas Haji Terbang ke Saudi, Siap Layani Jamaah

“Seringlah semprot wajah dengan air agar tidak kering. Mari jaga  kesehatan agar bisa menunaikan haji dengan baik,” ujar Menag Yaqut, Rabu (25/5/2022).

Pada musim haji tahun ini, cuaca di Saudi diprediksi tinggi. Bahkan pada masa puncak ritual haji yakni di prosesi Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), suhu diperkirakan mencapai 50 derajat Celsius.

BERITA LAINNYA  Bacaan Yasin dan Tahlil, Lengkap dengan Teks Arab, Latin Beserta Artinya

Suhu di Arab Saudi khususnya pada musim haji tahun ini tergolong ekstrem. Di kawasan Masjidilharam, suhu pada dini hari tembus 31 derajat Celsius, Kamis (2/6/2022).

Bagi orang Indonesia, kondisi tersebut terbilang ekstrem karena pada jam-jam tersebut, suhu di Jakarta misalnya hanya berkisar 20-23 derajat Celsius.

Fatwa MUI Lengkap tentang Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK

Dampaknya pun sangat terasa, apalagi bagi jemaah yang baru keluar dari Masjidilharam. Paparan suhu panas itu membuat wajah langsung terasa kering dan agak panas. Jika berlama-lama di luar ruangan, wajah juga makin terasa sangat kering dan tidak nyaman. Badan juga terasa gerah.

BERITA LAINNYA  Guru Besar UGM: Batasi Pengunjung Naik ke Bangunan Candi Borobudur

Cuaca makin panas terasa pada pagi hari. Pada pukul 07.00 hingga 08.00 misalnya, suhu udara terpantau mencapai 32 hingga 33 derajat Celsius.

Bahkan di lobi Hotel Al Kiswah Towers di kawasan Jarwal, Mekkah  tempat transit sementara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, suhu mencapai 30 derajat Celsius.

“Ini memang musim panas, jadi pagi hari pun sudah terasa kering udaranya,” ujar Muhammad, warga Indonesia yang telah tinggal di Saudi cukup lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.