• June 28, 2022

Siap-siap! Daerah di 5 Provinsi Ini Beli Pertalite-Solar Wajib Daftar

Siap-siap! Daerah di 5 Provinsi Ini Beli Pertalite-Solar Wajib Daftar

MEDIA24.ID, JAKARTA- Mulai 1 Juli 2022 akan dilakukan uji coba pembelian Pertalite dan Solar bagi pengguna yang sudah terdaftar pada sistem berbasis aplikasi MyPertamina di sejumlah kota di 5 provinsi.

Tahap pertama, penerapan distribusi BBM terbaru ini akan diberlakukan di 11 kabupaten/kota di 5 provinsi. Setelah itu akan diperluas ke daerah lainnya.

Baca juga: PKH Tahap 3 2022 Kapan Cair, Ini Jadwal Lengkapnya

Baca juga: 10 Negara Paling Religius di Dunia, Indonesia Nomor Berapa?

Dikutip dari laman https://subsiditepat.mypertamina.id/, berikut ini daftar 11 daerah kabupaten/kota yang diwajibkan menggunakan MyPertamina dalam pembelian BBM Solar dan Pertalite:

  • Provinsi Sumatra Barat
  1. Kota Bukit Tinggi
  2. Kabupaten Agam
  3. Kabupaten Padang Panjang
  4. Kabupaten Tanah Datar
  • Provinsi Kalimatan Selatan
  1. Kota Banjarmasin
  • Provinsi Jawa Barat
  1. Kota Bandung
  2. Kota Tasikmalaya
  3. Kabupaten Ciamis
  4. Kota Sukabumi
  • Provinsi Sulawesi Utara
  1. Kota Manado
  • Provinsi DI Yogyakarta
  1. Kota Yogyakarta
BERITA LAINNYA  Thomas Doll Soal Persija Vs Persib: Seperti Rivalitas Derbi di Eropa

Uji coba tersebut akan dilakukan PT Pertamina Patra Niaga (Persero) anak perusahaan Pertamina akan melakukan

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution mengatakan dalam penyaluran BBM subsidi ada aturan baik dari sisi kuota atau jumlah maupun dari segmentasi penggunanya.

“Saat ini, segmen pengguna Solar subsidi ini sudah diatur, sedangkan Pertalite segmentasi penggunanya masih terlalu luas,” ujar Alfian, dalam keterangannya, Senin, 27 Juni 2022.

Ia melanjutkan,”Sebagai badan usaha yang menjual Pertalite dan Solar, kami harus patuh, tepat sasaran dan tepat kuota dalam menyalurkan BBM yang disubsidi pemerintah.”

BERITA LAINNYA  Bersih-bersih BUMN dari Korupsi Bikin Kinerja Membaik 

Namun, menurut Alfian saat ini masih terjadi, banyak konsumen yang tak berhak mengonsumsi Pertalite dan Solar. Jika tidak diatur, besar potensi kuota yang telah ditetapkan selama satu tahun tidak akan mencukupi.

“Untuk memastikan mekanisme penyaluran makin tepat sasaran, maka Pertamina Patra Niaga berinisiatif dan berinovasi untuk melakukan uji coba penyaluran Pertalite dan Solar bagi pengguna berhak yang sudah terdaftar di dalam sistem MyPertamina,” ujar Alfian.

Sistem di aplikasi MyPertamina akan membantu mencocokkan data pengguna. Bagi pengguna yang sudah melakukan registrasi, baik kendaraan maupun identitas, akan mendapatkan notifikasi melalui e-mail.

Lalu agar lebih memudahkan penggunaan sistem distribusi ini, pengguna terdaftar akan mendapatkan QR code khusus yang menunjukkan bahwa data telah cocok dan bisa membeli Solar atau Pertalite.

BERITA LAINNYA  Thomas Doll Soal Persija Vs Persib: Seperti Rivalitas Derbi di Eropa

Namun demikian, kewajiban penggunaan aplikasi MyPertamina untuk pembelian Solar dan Pertalite dilakukan secara bertahap alias tidak serta merta diterapkan di seluruh Indonesia.

Masyarakat pengguna BBM Pertalite dan Solar sesuai kriteria di 11 daerah tersebut juga diimbau untuk segera melakukan pendaftaran secara online.

“Untuk kelancaran pendaftaran, kami menghimbau agar pendaftar adalah konsumen yang berada di wilayah implementasi tahap 1 atau yang sering berpergian ke lokasi tahap 1,” tulis keterangan resmi Pertamina.

Leave a Reply

Your email address will not be published.