• June 11, 2022

5 IAIN akan Berubah jadi UIN, Mana Saja Nih? 

5 IAIN akan Berubah jadi UIN, Mana Saja Nih? 

MEDIA24.ID, JAKARTA – Kementerian Agama akan mengubah status 5 Institut Agama Islam Negeri atau IAIN berubah bentuk menjadi Universitas Islam Negeri atau UIN.  

Dengan demikian di Indonesia kini sudah ada 29 unit UNI yang tersebar di berbagai wilayah. 

Baca juga: 3 PTS Terbaik Indonesia Versi QS WUR 2023, Ada yang di Solo

Berikut daftar lima IAIN yang berubah bentuk menjadi UIN:

  1. Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
  2. Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi
  3. Universitas Islam Negeri KH Abdurrahman Wahid Pekalongan
  4. Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
  5. Universitas Islam Negeri Salatiga.

Dirjen Pendidikan Islam, Prof M. Ali Ramdhani mengatakan perubahan bentuk dari STAIN ke UIN ini harus diikuti dengan adanya transformasi keilmuan secara menyeluruh agar kiprah di masyarakat semakin luas. 

“Perubahan bentuk ini juga dilakukan dalam rangka memenuhi tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan proses integrasi keilmuan Agama Islam dengan sains serta mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas,” terangnya.

BERITA LAINNYA  Kemenag Umumkan Hasil Seleksi Administrasi Calon PPPK, Cek Namamu di Sini

“Semoga cita-cita dan harapan mulia ini terwujud” harapnya.

Baca juga: 13 PTN Terbaik Indonesia Versi QS WUR 2023

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Amien Suyitno berharap agar perubahan bentuk ini diikuti dengan adanya perubahan peningkatan mutu dan kualitas. 

Penguatan bidang Sarpras, SDM Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menjadi sangat penting.

“Kampus UIN harus mampu menyelenggarakan integrasi keilmuan agama Islam dan sains yang memiliki distingsi atau pembeda terhadap prodi yang ada pada perguruan tinggi lain,” ujar Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang tersebut.

BERITA LAINNYA  Siap-siap! Daerah di 5 Provinsi Ini Beli Pertalite-Solar Wajib Daftar

“Ternyata kerja kolektif, kolegial dan prosedural bisa cepat juga transformasi. 

“Tidak ada yang merasa dilangkahi, dan saling respek. Semoga menjadi “lesson learn” untuk kita semua, pentingnya memperkuat sinergitas,” lanjutnya.

Perubahan bentuk kelembagaan IAIN menjadi UIN ini diiringi dengan perubahan mindset dari para pimpinan, dosen, tenaga pendidik, dan pihak terkait agar perubahan ini tidak hanya nama, tetapi perubahan semua lini. 

Sehingga, transformasi ini mampu mengantarkan UIN pada level perguruan tinggi dunia.

“Perubahan bentuk kelembagaan IAIN menjadi UIN harus menjadi momentum perubahan mindset dari seluruh pimpinan, dosen, tenaga pendidik, dan stakeholders, sehingga mampu mengantarkan sebagai wolrd class university,” imbuhnya.

Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof. Dr. Zaenal Mustakim, M.Ag. menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan kerjasama seluruh pihak, tanpa adanya sinergitas yang baik tidak mungkin hal ini dapat terwujud, 

BERITA LAINNYA  Megawati: Kalau Aku Nggak Ada, Terus Piye Yo?

Baca juga: Manfaat Kapulaga, Obati Gangguan Pencernaan hingga Cegah Bau Mulut

Lebih lanjut, Rektor berharap agar transformasi kelembagaan menjadi UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan bukan sekedar perubahan nomenklatur belaka, namun perlu diimbangi dengan peningkatan kompetensi diri seluruh sivitas akademika. 

“Saya mengajak kepada seluruh pimpinan, dosen, pegawai PNS maupun non PNS, dan seluruh sivitas akademika untuk menyiapkan diri, melakukan upaya-upaya perbaikan serta peningkatan kualitas mutu baik akademik maupun non akademik untuk menyesuaikan diri menjadi UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan,” pungkas Rektor.

Leave a Reply

Your email address will not be published.